Tes Kehamilan, Hasil Lebih Akurat

Vitalitas17.COM merupakan situs website jual obat cytotec misoprostol / obat aborsi kandungan paling aman, ampuh, cepat dan manjur 100% asli BERGARANSI.

Tes Kehamilan, Hasil Lebih Akurat

Bagi calon ibu, tentu penuh harap akan kepastian bahwa dirinya sedang benar-benar hamil. Setiap hari selalu memikirkan betapa senangnya kalau tengah mengalami gejala atau tanda-tanda kehamilan. Tentu saja seorang calon ibu sudah tidak sabar ingin segera melakukan tes kehamilan, tapi tunggu dulu ya !!

Mengetes kehamilan itu ada waktunya, sehingga hasil yang didapat lebih akurat. Pada dasarnya, tes kehamilan sudah bisa dilakukan bila mengalami beberapa tanda kehamilan awal, misalnya; telat haid / mesntruasi, perubahan payudara yang membesar dan cenderung membengkak, mual-mual dan mudah lelah.

Tes Kehamilan

Jenis Tes Kehamilan, Hamil atau Tidak YA ?

Simak dan cari tahu informasinya. Sekarang ini tersedia beberapa jenis tes kehamilan supaya hasil lebih akurat, berikut dibawah ini :

  • Tes Urin

Tes ini mendeteksi keberadaan hormon kehamilan yang disebut hCG atau human chorionic gonadotropin. Hormon ini bisa ditemukan dalam darah calon ibu, begitu sel telur yang telah dibuahi sukses menempel di dinding rahim, biasanya pada hari ke-6 setelah pembuahan.

Menurut American Pregnancy Association, level hormon hCG meningkat dua kali lipat setiap 2-3 hari, dan mencapai puncaknya pada minggu ke-8 hingga ke-11 kehamilan, kemudian mulai menurun. Hormon hCG biasanya dideteksi melalui tes urin sekitar 12-14 hari setelah konsepsi.

Tes urin bisa dilakukan sendiri di rumah dengan cara pakai test pack atau di ruang praktik dokter melalui uji laboratorium.

  • Tes Darah

Tes darah kurang umum dibandingkan tes urin dan hasilnya juga makan waktu lebih lama daripada tes urin. Biaya tesnya pun relatif lebih tinggi daripada tes urin. Namun, pengujian melalui sampel darah ini bisa dilakukan lebih dini daripada tes urin.

Ada dua jenis tes darah yang bisa dijalani. Pertama tes darah hCG kualitatif, yang memeriksa level hCG sekitar 11 hari setelah terjadi konsepsi. Sedangkan yang kedua adalah tes darah hCG kuantitatif, yang bertujuan mengukur hCG pada level tertentu, bahkan pada level terendah sekalipun.

Bila hasil tes ini tidak sesuai seperti yang diharapkan dokter, ada kemungkinan calon ibu melakukan tes lanjutan. Misalnya, saat level hCG lebih tinggi atau lebih rendah daripada ekspektasi dokter, yang didasarkan perkiraan usia kehamilan saat itu.

Tes darah juga bisa mengetahui apakah calon ibu mengalami gangguan kehamilan, seperti kehamilan ektopik atau keguguran, serta mengetahui tanggal perkiraan melahirkan yang lebih akurat.

  • Tes Online

Beberapa situs dan aplikasi ponsel pada android sudah menyediakan media tes kehamilan secara online, memungkinkan calon ibu untuk memeriksa apakah sedang hamil atau tidak. Tes online ini bisa saja menjadi sumber informasi, akan tetapi sebaiknya tidak dijadikan sebagai pengganti tes kehamilan secara umumnya.