Kenali, Tanda Komplikasi dan Infeksi Aborsi Kandungan

Vitalitas17.COM merupakan situs website jual obat cytotec misoprostol / obat aborsi kandungan paling aman, ampuh, cepat dan manjur 100% asli BERGARANSI.

Kenali, Tanda Komplikasi dan Infeksi Aborsi Kandungan

Seorang tindak aborsi kandungan terjadi suatu pendarahan itu wajar, tetap tenangkan diri dan jangan panik. Biasanya kepanikan ini menuju pemikiran yang berlawanan seperti kekhawatiran akan adanya komplikasi dan infeksi atau resiko yang bersangkutan dengan kesehatan tubuhnya.

Setelah melakukan tindak aborsi medis, seorang pelaku masuk masa follow up atau observasi. Dalam masa observasi ini, kami akan mengidentifikasi tanda-tanda klinis dan non-klinis yang mungkin dapat terjadi setelah melakukan tindak aborsi,  konsultasikan kepada kami.

Tanda-Tanda Komplikasi dan Infeksi Setelah Aborsi

Komplikasi / Infeksi Aborsi Kandungan

Inilah beberapa gejala ringan tanda komplikasi dan infeksi usai aborsi kandungan yang dapat terjadi, adalah :

  • Pendarahan berat hingga lebih dari 2-3 jam dan menggunakan lebih dari 2 pembalut per jam atau darah mengalir deras tak terhentikan.
  • Mengalami pusing atau badan terasa ringan adalah tanda-tanda kehilangan banyak darah sehingga dapat membahayakan kesehatan, namun kasus ini jarang ditemukan (kurang dari 1%).
  • Nyeri berat terus berlangsung dalam beberapa hari 4.
  • Keputihan yang berbau menyengat di bagian area vital.
  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius selama lebih dari 24 jam.

Apa yang harus dilakukan saat terjadi komplikasi setelah aborsi ?

Segera berkunjung ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis, setelah berlangsungnya proses aborsi mengalami salah satu tanda komplikasi dan infeksi aborsi. Tidak perlu mengatakan mengenai tindakan aborsi, katakan bahwa sedang mengalami masalah dengan kehamilan seperti terjadi keguguran spontan. Tidak ada tes yang bisa membuktikan seseorang telah melakukan aborsi dengan obat sebelumnya.

Cara Atasi Tanda Komplikasi dan Infeksi Aborsi

Saat mengalami demam berkepanjangan lebih dari 24 jam ataupun terjadi keputihan yang tidak biasa (berbau menyengat, terlihat berbeda) segera periksakan ke dokter. Itu merupakan tanda terjadinya gejala infeksi.

Infeksi seperti ini masih bisa diobati dengan obat antibiotik seperti doxycyline atau obat lain sesuai masalah infeksi yang yang diterima. Infeksi di saluran rahim adalah komplikasi yang paling umum dapat terjadi setelah aborsi.

Langkah yang diperlukan guna mencegah terjadinya
infeksi paska aborsi, hindari hal-halberikut :

  • Jangan masukkan benda apapun ke dalam vital selama dua minggu.
  • Hindari hubungan intim sampai menstruasi kembali normal.
  • Jangan gunakan tampon atau douche selama 2 minggu.
  • Hindari penggunaan parfum atau minyak dalam air mandi.

Begitulah kiranya yang dapat kami sampaikan, mudah-mudahan dapat dipahami daripada sebelum mengambil keputusan dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika sudah yakin bertekat untuk melakukan aborsi, selalu ikuti tata cara atau apapun hal yang disampaikan, supaya jauh terhindar dari komplikasi/infeksi setelah aborsi kandungan.